← Kembali ke Berita

Palangka Raya, 3-4 Juni 2026. inKUR (Induk Koperasi Usaha Rakyat Indonesia) menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Nasional Tahun Buku 2025 di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, dengan Koperasi Persekutuan Dayak (KPD) Kalteng sebagai tuan rumah. Selama dua hari, pengurus, pengawas, dan utusan koperasi anggota berkumpul dalam rangkaian acara yang padat: seminar dan talkshow pada hari pertama, sidang RAT pada hari kedua, lalu ditutup dengan business showcase dan kunjungan ke gerai usaha tuan rumah.

Hari Pertama: Misa Pembuka, Sambutan, dan Tiga Seminar

Rangkaian acara hari pertama diawali dengan Misa pembuka, dilanjutkan kata sambutan dari berbagai pihak yang hadir mendukung gerakan koperasi sektor riil. Setelah pembukaan, kegiatan masuk ke sesi utama hari pertama: tiga seminar berturut-turut yang menghadirkan narasumber dari lingkar gerakan koperasi kredit dan koperasi sektor riil.

Seminar pertama dibawakan oleh Rita Sarlawa dari CU Betang Asi, credit union yang berbasis di Kalimantan Tengah. Ia memaparkan penguatan dukungan CU Betang Asi terhadap koperasi sektor riil, terkhusus kepada Koperasi Persekutuan Dayak Kalteng sebagai tuan rumah RAT. Paparan ini menegaskan pola yang menjadi ciri gerakan ini: koperasi kredit dan koperasi sektor riil saling menopang dalam satu ekosistem.

Seminar kedua menghadirkan narasumber dari Puskopdit Khatulistiwa dan Induk Koperasi Kredit (Inkopdit) Indonesia, yang berbicara mengenai persemakmuran koperasi (co-operative commonwealth): visi besar tentang jaringan koperasi yang saling terhubung dan saling memakmurkan, tema yang selama ini juga menjadi benang merah gerakan inKUR.

Seminar ketiga dibawakan oleh Munaldus, penggagas sekaligus penasihat inKUR. Ia berbicara tentang bagaimana gerakan koperasi sektor riil ini ke depan dibangun menjadi ekosistem koperasi yang kuat, yang kembali pada prinsip dasar koperasi: dari anggota, oleh anggota, dan untuk anggota.

Munaldus, penggagas dan penasihat inKUR, berbicara di seminar RAT Nasional inKUR Tahun Buku 2025 di Palangka Raya didampingi moderator Agnes Asnadeta
Munaldus, penggagas sekaligus penasihat inKUR, membawakan seminar tentang ekosistem koperasi sektor riil, dipandu moderator Agnes Asnadeta.

Talkshow: Sawit, Kakao, dan Sektor Ritel

Sesi kedua hari pertama berbentuk talkshow yang membahas industri perkebunan kelapa sawit, kakao, dan sektor ritel. Tiga bidang ini bukan dipilih secara acak; ketiganya adalah lapangan usaha yang sedang digarap serius oleh koperasi-koperasi anggota inKUR, dari kebun anggota di Kalimantan hingga gerai ritel yang melayani kebutuhan harian masyarakat.

Para panelis talkshow sektor retail di hari pertama RAT Nasional inKUR Tahun Buku 2025 di Palangka Raya
Talkshow hari pertama membahas industri perkebunan kelapa sawit, kakao, dan sektor ritel.

Hari Kedua: Sidang RAT, inKUR Link, dan Dua Anggota Baru

Hari kedua menjadi inti dari seluruh rangkaian: sidang Rapat Anggota Tahunan. Pengurus dan Pengawas inKUR menyampaikan laporan pertanggungjawaban Tahun Buku 2025 di hadapan utusan koperasi anggota, sebagai wujud akuntabilitas organisasi kepada pemilik sejatinya, yaitu anggota.

Suasana sidang Rapat Anggota Tahunan Nasional inKUR Tahun Buku 2025 di Palangka Raya, utusan koperasi anggota duduk di meja sidang
Suasana sidang RAT: utusan koperasi anggota mengikuti laporan pertanggungjawaban Pengurus dan Pengawas Tahun Buku 2025.

Pada forum yang sama, ditandatangani kerja sama untuk pembangunan inKUR Link, langkah lanjutan dalam memperkuat keterhubungan antar koperasi di jaringan inKUR.

Penandatanganan kerja sama pembangunan inKUR Link di sela sidang RAT Nasional inKUR Tahun Buku 2025 di Palangka Raya
Penandatanganan kerja sama pembangunan inKUR Link di hadapan peserta sidang RAT.

Momen yang disambut hangat peserta adalah diresmikannya dua anggota baru: MK Agro dan Koperasi Jasa Multipihak Sasuka Teknologi Indonesia. MK Agro sebelumnya telah disiapkan masuk sebagai simpul baru rantai pasok kakao di Kalimantan Barat, sementara Sasuka Teknologi Indonesia memperluas ragam bidang usaha di tubuh inKUR. Dengan dua anggota baru ini, barisan koperasi anggota inKUR bertambah dari 11 menjadi 13 koperasi.

Penyerahan piagam keanggotaan inKUR kepada perwakilan MK Agro pada RAT Nasional inKUR Tahun Buku 2025
Penyerahan piagam keanggotaan kepada MK Agro.
Penyerahan piagam keanggotaan inKUR kepada perwakilan Koperasi Jasa Multipihak Sasuka Teknologi Indonesia pada RAT Nasional inKUR Tahun Buku 2025
Penyerahan piagam keanggotaan kepada Kopjas Multipihak Sasuka Teknologi Indonesia.

Business Showcase dan Malam di Gerai KPD

Usai sidang RAT, kegiatan dilanjutkan dengan sesi business showcase. Beberapa koperasi anggota inKUR memamerkan produk dan model usahanya, saling memperkenalkan apa yang sedang dikerjakan di daerah masing-masing dan membuka peluang kolaborasi antar anggota.

Rangkaian dua hari ini ditutup dengan kunjungan ke Gerai KPD Swalayan, unit usaha ritel milik tuan rumah, dan dilanjutkan dengan suasana KPD Night pada malam harinya. Bagi banyak peserta, kunjungan ini menjadi penutup yang membumi: melihat langsung bagaimana koperasi sektor riil hadir dan melayani masyarakat lewat gerai yang nyata.

inKUR adalah federasi nasional koperasi sektor riil yang disahkan sebagai badan hukum pada Mei 2017, berkantor pusat di Pontianak, dan tergabung dalam International Cooperative Alliance (ICA). RAT Nasional Tahun Buku 2025 di Palangka Raya meneguhkan arah gerakan ini: ekosistem koperasi yang tumbuh dari anggota, dikelola oleh anggota, dan hasilnya kembali untuk anggota.

RAT Nasional inKUR Tahun Buku 2025 berlangsung pada 3-4 Juni 2026 di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, dengan Koperasi Persekutuan Dayak Kalteng sebagai tuan rumah.

Bagikan