← Kembali ke Berita

Jakarta, 13 Oktober 2026. Peluncuran Global Partnership Platform (GPP) dan Korea-Indonesia Partnership Discovery Forum 2026 berlangsung di Auditorium Kementerian Koperasi Republik Indonesia, Jakarta. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Green Innovation Cooperation Center (GICC) bersama Korea-Indonesia Industry and Technology Cooperation Center (KITC) ini mempertemukan 123 peserta dari 77 perusahaan, terdiri dari 57 perusahaan Indonesia dan 20 perusahaan Korea Selatan, untuk menjajaki peluang kemitraan bisnis, teknologi, dan inovasi.

Forum dibuka oleh Direktur GICC, Kim Heesoon, dilanjutkan sambutan Direktur KITC, Dr. Sung Jihyun, serta Deputi Bidang Kelembagaan dan Digitalisasi Koperasi Kementerian Koperasi, Henra Saragih. Rangkaian acara meliputi peluncuran dan demonstrasi GPP oleh Prof. Dr. Ir. Meyliana dari Universitas Bina Nusantara, sesi Business & Partnership Pitch yang menampilkan tujuh perusahaan dari Indonesia dan Korea Selatan, serta jejaring antarpeserta. Melalui kegiatan tersebut, peserta memperoleh kesempatan untuk mengenali kebutuhan dan kemampuan calon mitra, memperkenalkan bidang usaha, serta membuka komunikasi untuk penjajakan kerja sama lebih lanjut.

Platform untuk Menemukan Mitra

GICC bersama KITC memperkenalkan GPP sebagai sarana digital untuk membantu perusahaan, koperasi, UMKM, dan perusahaan rintisan menemukan mitra. Fitur direktori perusahaan memungkinkan pencarian berdasarkan negara dan sektor industri, sementara informasi kegiatan membantu pengguna mengakses forum bisnis dan kesempatan pertemuan dengan calon mitra.

Dalam forum tersebut, KITC menjelaskan perannya dalam menghubungkan kebutuhan bisnis di Indonesia dengan kemampuan teknologi dan jaringan lembaga penelitian pemerintah Korea Selatan. Hubungan ini membuka ruang penjajakan pengembangan teknologi maupun penelitian bersama. GICC turut memfasilitasi pertemuan dan akses jejaring melalui penyelenggaraan forum serta peluncuran platform kemitraan tersebut.

Peserta Indonesia dan Korea Selatan berbincang dalam sesi jejaring Korea-Indonesia Partnership Discovery Forum 2026 di Kementerian Koperasi, Jakarta
Sesi jejaring antarpeserta dari Indonesia dan Korea Selatan.

Perspektif Koperasi Sektor Riil

Induk Koperasi Usaha Rakyat Indonesia (inKUR) mengikuti kegiatan ini melalui Hutri Nuryani, delegasi inKUR untuk Komite Pemuda ICA Asia-Pasifik dari KJMP Sasuka Teknologi Indonesia. Kehadiran inKUR membawa perspektif koperasi sektor riil dalam forum yang mempertemukan kebutuhan usaha dengan penyedia teknologi dan jejaring internasional.

Hutri Nuryani, delegasi inKUR dari KJMP Sasuka Teknologi Indonesia, di depan papan Korea-Indonesia Partnership Discovery Project di Kementerian Koperasi, Jakarta
Hutri Nuryani mewakili inKUR di Korea-Indonesia Partnership Discovery Forum 2026.

Sebagai federasi koperasi, inKUR memiliki peran dalam menghimpun kebutuhan koperasi anggota dan memfasilitasi akses terhadap pengetahuan, pengembangan kapasitas, serta jaringan kemitraan. Partisipasi dalam forum ini relevan dengan layanan inKUR di bidang pendidikan, konsultasi bisnis, jaringan internasional, dan riset untuk mendukung pengembangan koperasi anggota.

Bagi koperasi, manfaat forum ini terletak pada kesempatan untuk mengenali pilihan teknologi, mempelajari pendekatan pengembangan usaha, dan menemukan calon mitra yang sesuai. Peluang tersebut dapat ditelaah lebih lanjut berdasarkan kebutuhan operasional, kemampuan pembiayaan, kesiapan pengelola, serta manfaat yang dapat diterima anggota.

Pengalaman Sasuka dalam pengembangan dan pendampingan sistem digital koperasi juga dapat menjadi masukan teknis dalam proses penjajakan tersebut. Dengan demikian, kebutuhan yang dihimpun melalui federasi dapat dibahas bersama dengan pengalaman penerapan teknologi di lapangan.

Hutri Nuryani di Kemenkop National Command Center (KNCC), Kementerian Koperasi, Jakarta
Di sela forum, Hutri mengunjungi Kemenkop National Command Center (KNCC).

Langkah Selanjutnya

Melalui kegiatan ini, inKUR memperoleh tambahan informasi dan jejaring sebagai bahan untuk menelaah peluang kolaborasi bagi koperasi anggota. Komunikasi lanjutan dengan calon mitra menjadi ruang untuk memperjelas kebutuhan, kesesuaian solusi, dan kemungkinan bentuk kerja sama yang dapat dikembangkan.

inKUR adalah federasi nasional koperasi sektor riil yang disahkan sebagai badan hukum pada Mei 2017, berkantor pusat di Pontianak, dan tergabung dalam International Cooperative Alliance (ICA).

Peluncuran GPP dan Korea-Indonesia Partnership Discovery Forum 2026 berlangsung pada 13 Oktober 2026 di Auditorium Kementerian Koperasi, Jakarta. Rujukan: Warta Ekonomi (16 Oktober 2026) dan Suara.com (17 Oktober 2026).

Bagikan